Jumat, 09 September 2016

BERTOBAT

Tobat
                                                                         Hasil gambar untuk bertobat       Manusia adalah makhluk yang tak luput dari kesalahan,baik dalam hubungannya dengan Allah SWT.Yang disebut hablumminallah atau yang berhubungan dengan sesama manusia yang disebut hablumminannas. Bila kita menyadari bahwa perbuatan yang kita lakukan adalah salah, maka segeralah kita bertobat kepada Allah atau meminta maaf kepada sesama manusia jika kesalahan yang kita lakukan terkait dengan hubungan antar sesama manusia.


A.Pengertian Tobat

         Berbuat salah adalah melakukan perbuatan yang dilarang Allah SWT dan rosul-Nya. Siapapun yang berbuat salah, baik itu pejabat atau pun rakyat, orang kaya atau miskin, semuanya akan mendapat balasan yang setimpal atas perbuatan yang telah dilakukan sesuai kadar kesalahannya.
Adapun arti tobat adalah menyesali perbuatan salah atau dosa yang telah dilakukan dengan disertai tekad untuk tidak mengulanginya lagi di kemudian hari.


B. Jenis Jenis Dosa

        Ada dua jenis dosa dalam Islam, yaitu dosa besar dan dosa kecil. Jika perbuatan dosa itu mengakibatkan siksaan yang berat di dunia dan di akhirat serta mendapat laknat Allah SWT, maka itu termasuk dosa besar. Syirik (menyekutukan Allah), sihir (ilmu hitam), membunuh, riba (bunga atau kelebihan), memakan harta anak yatim, durhaka kepada orang tua, berjudi, bersumpah palsu adalah contoh dosa besar.

        Sedangkan dosa kecil tidak sampai mengakibatkan siksaan dunia dan akhirat. Akibat yang timbul tidak sebesar akibat yang di timbulkan oleh dosa besar. Namun, perlu ingat dosa kecil yang dilakukan secara berulang ulang akan berubah menjadi dosa besar.

        Pengertian Dosa sendiri adalah melakukan sesuatu yang dilarang syari'at atau agama. Dosa juga bisa berarti meninggalkan sesuatu perbuatan yang diperintahkan oleh syari'at dalam Islam. Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw menjelaskan bahwa "Dosa adalah sesuatu yang menggelisahkan dalam hati seseorang dan ia tidak senang atau setuju kalau hal itu diketahui orang lain."


C. Tata Cara Bertobat dan Meminta Maaf

       Bila kita melakukan sesuatu kesalahan hendaknya kita segera bertobat atau memohon ampun kepada Allah dan meminta maaf kepada manusia. Tobat atau permintaan maaf  sebaiknya jangan ditunda tunda.
Seperti firman Allah berikut ini


وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئاتِ حَتَّى إِذا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ وَلا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ أُولئِكَ أَعْتَدْنا لَهُمْ عَذاباً أَلِيماً


Artinya:
       "Dan tidaklah tobat itu diterima oleh Allah dari orang orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: "Sesungguhnya saya bertaubat sekarang".dan tidak (pula diterima tobat) orang orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. bagi orang orang itu telah kami sediakan siksa yang pedih. (QS.An - Nisa:18)

     Adapun tata cara bertobat dan minta maaf adalah sebagai berikut.

1. Menyesali segala perbuatan yang telah dilakukan.
2. Bertekad dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan dosa itu lagi.
3. Memperbanyak melakukan perbuatan baik
4. Jika kesalah tersebut berhubungan dangan hak hak orang lain, kita harus meminta maaf dan mengembalikan hak orang tersebut.
5. Memperbanyak bacaan istigfar agar selalu ingat kepada Allah.


       Tobat bukan hanya sebagai sarana penghapus dosa tetepi juga  sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Tobat adalah membersihkan hati dari segala dosa. Oleh sebab itu tobat penting dilakukan oleh setiap orang. Bahkan Rasulullah saw. yang telah di ampuni oleh Allah SWT. selalu bertobat tidak kurang dari 70 kali dalam sehari semalam.

0 komentar:

Posting Komentar